Mengenal Jenis-jenis Broker Forex: NDD dan DD

Dimana saya bisa trading forex ? Trading forex bisa dilakukan melalui broker forex. Ada banyak sekali broker forex Indonesia dan di luar negeri. Namun, tidak semua broker bagus dan bisa dipercaya untuk mentransaksikan uang Anda. Broker forex yang bagus adalah broker yang teregulasi dan terpercaya, memiliki fitur trading yang bagus dan mudah dalam pencairan dana.

Ada beberapa jenis/tipe broker forex dilihat dari cara kerjanya. Anda bisa memilih tipe broker apa yang akan dijadikan tempat Anda berdagang forex. Secara umum ada empat jenis broker yaitu broker konvensional, broker Non-Dealing Desk (NDD), Dealing Desk (DD), dan broker hybrid (gabungan NDD-DD).

Pada masa lalu trading forex hanya bisa dilakukan secara tradisional/konvensional (tidak online) dengan cara mendatangi bank atau money changer untuk membeli atau menjual suatu mata uang tertentu. Transaksi yang dilakukan secara fisik dan tunai, tidak online, tidak real time, dan banyak kekurangan lainnya seperti tergantung jumlah uang yang ada di bank, jam buka bank, dan modal yang besar. Trading forex seperti ini dikatakan trading pada broker konvensional.

Saat ini forex trading bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja (5 hari kerja) secara online dan realtime dengan modal yang relatif kecil. Tidak harus datang dan bertemu antar penjual dan pembeli secara fisik. Semua bisa dilakukan melalui jaringan internet.

Trading forex dilakukan melalui broker. Secara garis besar ada 2 jenis broker, yaitu broker Non Dealing Desk (NDD) dan broker Dealing Desk (DD). Berikut perbedaan antara broker NDD dan DD:

Broker Non Dealing Desk

  • Order langsung diteruskan ke pasar atau ke broker lain. Disini trader langsung berhadapan dengan pasar dan trader lainnya, bukan melawan broker.
  • Spread biasanya berubah-ubah (tidak fixed) tergantung fluktuasi pasar
  • Sangat cocok untuk trader yang sudah mahir (profesional)

 

Broker Non Dealing Desk terdiri dari 2 macam, yaitu Broker ECN dan Broker STP.:

  1. ECN Forex Broker
    • Trader langsung terjun dalam pasar bersama trader lainnya yang terdiri dari bank, pemerintah, maupun perorangan. Broker ECN mempertemukan langsung antar pelaku pasar dan tidak terlibat dalam transaksi trader.
    • Order yang dibuat oleh trader langsung diteruskan ke bank besar.
    • Broker ECN mendapat untung dari komisi dan mark-up spread yang bisa berubah-ubah tergantung pasar.
  2. STP Forex Broker
    • Broker STP berfungsi sebagai penghubung (jembatan) dengan perusahaan broker lainnya yang bertindak sebagai likuidator yaitu broker besar atau broker ECN lainnya
    • Order yang dibuat oleh trader akan diteruskan ke broker likuidator tersebut.

Broker Dealing Desk (DD)
Broker jenis ini biasa disebut sebagai bandar atau market maker yaitu broker yang membuat pasar sendiri dari para kliennya (trader). Order yang dilakukan seorang trader pada broker DD adalah melawan broker. Jika trader profit maka broker loss dan sebaliknya. Jadi broker DD mendapatkan keuntungan dari kekalahan trader. Apabila trader untung maka broker akan membayar dari kantongnya sendiri, bukan murni dari pasar yang sesungguhnya. Biasanya broker jenis ini menerapkan spread yang tetap.

Broker mana yang cocok buat saya? Biasanya broker jenis NDD cocok untuk trader profesional yang sudah sangat paham dengan forex trading. Modal awal (minimum deposit) yang dibutuhkan juga lebih besar ketimbang broker DD. Tak ada salahnya mengasah kemampuan trading Anda pada masing-masing jenis broker. Ada pendapat yang mengatakan bahwa sebaiknya kita tidak meletakkan dana kita pada satu broker saja. Selamat trading!

Posted in Artikel Forex

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*